Safari Guo Nian

Liburan tahun baru cina yang jatuh pada bulan februari 2013 diisi oleh Jama’ah Mushola Al...

Liburan tahun baru cina yang jatuh pada bulan februari 2013 diisi oleh Jama’ah Mushola Al Ikhlas Nankang dengan berbagai macam kegiatan. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan selama 8 hari, terhitung dari tanggal 8 februari sampai dengan 15 februari 2013.

Jama’ah Mushola Al Ikhlas bekerja sama dengan Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT) mengadakan 7 acara, yakni kajian tajwid, khotmil qur’an, Outbond leadership training, Computer training, Business training, Culinary training, dan Public speaking training.

Kajian tajwid sebagai acara pertama diadakan pada tanggal 8 Februari 2013. Acara yang diisi oleh Ustadz Doni Astoto ini dihadiri oleh 15 orang. Walaupun acara baru dimulai ba’da isya, namun halangan waktu tak menyurutkan antusias peserta dalam mempelajari ilmu tajwid dengan benar. Kegiatan ini bertujuan agar peserta dapat menyempurnakan bacaan Al Qur’annya.

Kegiatan berikutnya adalah khotmil qur’an. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 9 februari ini diawali pukul 09:00 s.d selesai dan dihadiri oleh sekitar 40 orang. Khotmil qur’an ditujukan untuk meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.

Outbond dan leadership training yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua peserta diadakan pada hari Ahad, 10 Februari 2013. Acara yang berlokasi di Sun Moon Lake ini dihadiri tak kurang dari 60 orang. Perjalanan Nankang-Taichung selama 4 jam mengawali acara Outbond. Panitia pun mengajak peserta untuk berkenalan satu sama lain, dan dari perkenalan tersebut ternyata banyak dari para pekerja ataupun mahasiswa yang berasal dari daerah yang sama.

Acara outbond kali ini dimulai dengan penampilan Yel-yel masing-masing tim, lalu dilanjutkan taujih yang diisi oleh Pak Tia. Seusai taujih, peserta kembali ke kelompok masing-masing untuk bersiap-siap mengikuti lomba yang telah disiapkan oleh panitia.

Antusiasme, canda, dan tawa mengiringi kemeriahan outbond kali ini. Para peserta pun berbaur menjadi satu laksana keluarga yang sudah sangat akrab (walaupun mereka mungkin baru saja kenal beberapa jam sebelum outbond dimulai). Lomba pertama pun dimulai, lomba pertama mewajibkan peserta mencari kertas-kertas yang berisi nama-nama peserta outbond yang tersebar di rerimbunan rumput di tepi danau. Uniknya, peserta harus membuat lingkaran untuk berjalan mencari nama-nama yang tersebar, kelompok yang paling cepat mengumpulkan semua nama anggotanya adalah pemenangnya. Hikmah yang didapat dari lomba pertama adalah kebersamaan dan kekompakan.

Lomba kedua adalah lomba ketangkasan, salah satu dari peserta mengambil sebuah kertas undian dan menjelaskan isi kertas undian ke teman-teman sekelompoknya secara pantomim. Jika tebakannya benar, maka peserta diharuskan mencari benda tersebut di area pendopo danau.

Acara yang terakhir adalah perang air. Peserta diharuskan menembus benteng kelompok lain untuk memenangkan pertandingan. Panitia menyiapkan balon yang berisi air untuk mematikan lawan. Peserta yang terkena lemparan balon akan gugur dan harus mundur dari pertandingan.

Lomba demi lomba pun telah dilalui hingga tak terasa bahwa lomba harus segera diakhiri. Panitia menutup acara ini dengan mengajak peserta berdoa bersama untuk kelancaran dan kemudahan segala urusan. Ustadz doni Astoto memimpin acara doa sekaligus sebagai penutup acara outbond.

Kegiatan keempat safari guonian 2013 ini adalah computer training. Materi training komputer adalah microsoft office yang meliputi microsoft word, microsoft excel, dan microsoft power point. Tujuan dari pelatihan computer ini adalah peserta diharapkan mampu menggunakan perangkat lunak office dengan baik.

Acara berikutnya adalah pelatihan wirausaha oleh mas Ferry Abdul Choliq. Pelatihan ini bertujuan untuk mengajak para peserta agar berani berwirausaha dan tidak takut gagal. Mas ferry menceritakan bagaimana suka dan duka beliau selama menjalani profesi sebagai seorang pengusaha. Tak lupa, pembicara pun menjelaskan tentang potensi bisnis jamur tiram yang dewasa ini semakin digemari. Pesan dari mas ferry adalah tumbuhkan niat berwirausaha, karena sebagian besar pintu rizki adalah dari berwirausaha. Rasulullah pun seorang pedagang yang giat dan jujur. Hilangkan sifat malas yang melekat pada diri dan jangan melupakan sedekah agar rizki semakin lancar.

Selain training kewirausahaan, ada pula culinary training. Acara culinary training ini mengajak para peserta untuk melestarikan kuliner nusantara. Peserta diajak berpartisipasi aktif membuat beberapa makanan khas Indonesia, seperti klepon ijo, dll. Antusiasme trlihat dari senyum manis yang selalu menghiasi acara.

Acara terakhir safari guonian tahun ini adalah public speaking training dan daurah khutabah. Acara ini menjelaskan tentang fiqih sholat jumat. syarat sah nya solat jum’at, serta pelatihan untuk menjadi khatib untuk solat Jumat.

Tak terasa, waktu liburan sudah hampir habis. Acara demi acara menghiasi indahnya libur Guonian tahun ini. Para pelajar akan kembali belajar dan para pekerja kembali bekerja melakukan tugasnya masing-masing. Semoga Safari Guonian tahun ini banyak memberikan manfaat dan mampu meningkatkan ukhuwah diantara kita semua, Amin.