Silaturahim bersama FOKWIT

Selasa, 12 Februari 2013, SPM formmit berkesempatan untuk mengunjungi markas FOKWIT (Forum Kerukunan Warga Indonesia...

Selasa, 12 Februari 2013, SPM formmit berkesempatan untuk mengunjungi markas FOKWIT (Forum Kerukunan Warga Indonesia di Taiwan). Fokwit merupakan salah satu forum untuk pekerja indonesia di Taiwan. Karena bukan MIT (Muslim Indonesia di Taiwan), jadi FOKWIT ini anggotanya terdiri dari berbagai suku, agama, ras dll.
FOKWIT saat ini diketuai oleh pak Mustafa, setahu saya pak Mustafa merupakan ketua baru, yang dipilih beberapa waktu lalu. Anggota FOKWIT awalnya dari daerah Cungli dan Taoyuan saja, namun, karena forum ini memiliki kesamaan visi dengan beberapa forum lain, maka beberapa forum itu juga berkoordinasi dengan FOKWIT, sehingga anggotanya sudah sampai Taicung, Yilan, Hsinchu dan sekitarnya.
Visi FOKWIT sendiri sebenarnya untuk menjaga kerukunan antar BMI yang ada di taiwan, karena begitu banyaknya BMI di taiwan, dengan berbagai background, tentu saja sering terjadi perselisihan, sehingga sering kali timbul pertengkaran atau tawuran. Kegiatan FOKWIT pertama setelah pergantian pengurus adalah menyelenggarakan turnamen volly yang November kemarin sudah berlangsung di NCU Cungli. selain itu FOKWIT juga mengadakan konser musik beberapa waktu lalu, mengundang group band Wali.
Kedatangan SPM ke markas FOKWIT ini adalah memenuhi undangan ketua FOKWIT untuk membahas kerja sama dalam hal kegiatan-kegiatan dan kerja sama lainnya. FOKWIT menginginkan agar diadakan kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti pelatihan-pelatihan dll di markasnya. SPM diwakili oleh Yusuf Priyambodo dari SPM pusat dan Rizmahardian Ashari Kurniawan dari SPM Utada. Disitu kami berdiskusi untuk membahas beberapa rencana pelatihan seperti computer dan bahasa inggris. Namun, pembicaraan malah beralih ke acara volly yang akan diselenggarakan oleh fokwit di Taipei. Mereka mengharapkan bantuan dari FORMMIT untuk mencarikan lapangan volly, mengurus perizinan, dan mengurus beberapa dokumen ke KDEI.
Beberapa saat kemudian datang pak Tya dan mas Yadi ketua KMIT. Kedatangan pak Tya ini dikarenakan di markas FOKWIT sedang diadakan acara tunangan salah dua anggotanya, pak Tya dan mas Yadi diminta untuk memberika tausiyah dan memberikan doa. Kami selanjutnya istirahat sebentar sambil ikut acara tunangan dan makan siang bersama.
Setelah selesai acara tunangan, pembicaraan dilanjutkan kembali membahas turnamen volley. Turnamen ini memperebutkan piala bergilir kepala KDEI, acaranya akan dilaksanakan pertengahan bulan april di Taipei, berdasarkan pengalaman pertandingan volly yang dulu, mereka merasa kewalahan dengan jumlah peserta yang sampai 35 tim, penentuan juara 1 dan 2, harus dilakukan hari itu juga, sehingga mereka merasa kekurangan waktu, dan akhirnya pertandingan hanya sampai semi final, jadi belum sampai mendapatkan juara 1 dan 2. Akhirnya juara turnamen volley itu dijadikan juara bersama. Untuk itu, mereka meminta saran juga tentang konsep permainan bagaimana, agar dalam waktu 1 hari itu, semua pertandingan bisa selesai sampai final, sehingga ada juara 1 dan 2.
Alhamdulillah, sampai saat ini dari SPM sudah memiliki beberapa target lapangan volley yang akan disewa untuk pertandingan. Sendangkan untuk konsep permainannya, sedang dipikirkan oleh Taufik Abidin. Semoga acara turnamen volley ini berjalan lancer, dan tidak ada masalah-masalah yang berarti.